Anyaman ketak/ ate mungkin merupakan salah satu kerajinan tangan
yang kurang dikenal oleh masyarakat Indonesia. Kerajinan tangan dari daerah
Lombok Nusa Tenggara Barat ini merupakan kerajinan turun temurun sejak tahun
1986. Ketak sendiri merupakan salah satu tumbuhan keluarga paku – pakuan yang
fisiknya menyerupai rotan yang juga merupakan salah satu kerajinan tangan
daerah Lombok namun lebih kecil, lebih lentur dan lebih kuat. Tumbuhan yang
tumbuh liar ini banyak ditemukan di hutan – hutan Nusa Tenggara Barat yang mana
merupakan propinsi agraris sehingga banyak tumbuhan atau pepohonan yang tumbuh
lebat. Pada awalnya masyarakat menganyam ketak/ ate ini hanya untuk keperluan
dan kepentingan rumah tangga mereka sehari hari, kemudian produsen local
memanfaatkan bahan baku yang tersedia melimpah tersebut, melihat peluang usaha
dan mulai memproduksi berbagai macam kerajinan tangan tersebut di berbagai art
shop lokal, baru selepas tahun 1988 pemerintah mulai melirik kerajinan tangan
ini dan lalu kemudian membantu para pengrajinlokal dengan berbagai pelatihan
design, pameran dan lain – lain, sehingga kerajinan ini semakin dikenal oleh
wisatawan local bahkan hingga ke mancanegara. Produk ketak yang banyak diminati
oleh para pecinta kerajinan tangan ini sudah diekspor ke berbagai wilayah
potensial wisata baik itu local maupun mancanegara seperti jerman, Inggris,
perancis dan jepang. Salah satu produsen local kerajinan ketak yaitu UD. Nusa
Indah mempersembahkan ketaknusaindahlombok.blogspot.com sebagai salah satu cara
bagi anda untuk dapat membeli, bahkan melihat cara pembuatan kerajinan tangan
ini melalu foto – foto yang terdapat dalam blog tersebut.

UD. Nusa Indah melalui blognya
ketaknusaindahlombok.blogspot.com menjelaskan cara pembuatan kerajinan unik
ini. Dimulai dari proses penjemuran pengasapan selama 3 hari 3 malam guna
menghasilkan warna yang khas tersebut, kemudian dilanjutkan dengan proses
pengeringan yang juga berlangsung selama 3 hari 3 malam, hingga proses
pembentukan dan finishing baik pewarnaan dan pengawetannya tidak menggunakan
bahan kimia/ sintesis apapun sehingga, produk kerajinan ini benar – benar full
organic dan ramah lingkungan.
Keunikan dan
kreatifitas anyaman ketak/ ate
Ketak yang terkenal akan keawetan dan dapat dibentuk
sesuai dengan keinginan pemesan ini mempunyai keunikan tersendiri yaitu semakin
lama disimpan ketak akan mengeluarkan dan memberikan warna yang lebih eksotis,
sehingga berbeda dengan produk – produk anyaman lainnya. UD. Nusa indah yang
telah mengkoordinir masyarakat sekitar tempat tinggalnya yaitu di presak karang
bayan Lombok barat ini pun memproduksi berbagai kerajinan ketak yang unik,
salah satu yang banyak diminati oleh para wisatawan baik local maupun
mancanegara yaitu tas dan guci dan banyak juga produk lainnya yang sangat
diminati karena kreatifitas si pengrajin ketak itu sendiri. Berbagai keunikan
dan kreatifitas itulah yang coba disampaikan UD. Nusa Indah melalui
ketaknusaindahlombok.blogspot.com dimana anda para peminat kerajinan tangan
ketak ini bisa membeli, bahkan melihat work shop pembuatannya secara online
melalui foto – foto yang ditampilkan, kemajuan inilah yang membuat anyaman ketak/ ate ini menjadi
penghasil devisa ketiga di daerah tersebut.